Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan salah satu satuan pendidikan yang diperuntukkan bagi anak nol sampai enam tahun.
Eksistensi guru tetap penting, karena peran guru tidak seluruhnya dapat digantikan dengan teknologi.
Sebagian besar strategi pembelajaran yang disajikan dalam buku inijuga bisa diterapkan secara efektif pada beberapa lembaga pendidikan lainnya, baik pendidikan dasar maupun pendidikan menengah, bahkan juga di perguruan tinggi dan universitas.
Profesional saja tidak cukup, guru harus bermutu dan teruji kompetensinya. Untuk itu perlu Uji Kompetensi Guru (UKG) dan Penilaian Kinerja (PKG).
Dalam konteks nasional, kebijakan perubahan kurikulum merupakan politik pendidikan yang berkaitan dengan kepentingan berbagai pihak, bahkan dalam pelaksanaannya seringkali dipolitisir untuk kepentingan kekuasaan.
Berkaitan dengan kurikulum, berbagai pihak menganalisis dan melihat perlunya diterapkan kurikulum berbasis kompetensi (competency based curriculum), yang dapat membekali peserta didik dengan berbagai kemampuan sesuai dengan tuntutan jaman dan reformasi yang bergulir, guna menjawab tantangan arus globalisasi.
Pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembangunan nasional yang ikut menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara
Di Indonesia, perhatian terhadap PAUD mulai meningkat akhir-akhir ini, setelah pemerintah menetapkan standar pendidikan anak usia dini. Perhatian tersebut lebih terfokus lagi setelah tahun 2011 dijadikan sebagai Gerakan Paudnisasi; sehingga dapat mendongkrak perhatian berbagai pihak, baik secara formal, informal, maupun nonformal.
Dalam bidang pendidikan revolusi mental harus mampu menanamkan nilai-nilai yang berharga bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas, sebagai bekal bagi mereka untuk memberikan layanan yang optimal kepada peserta didik, sehingga mampu melahirkan generasi baru, yakni generasi emas.
Kurikulum 2013 yang berbasis kompetensi dan karakter diharapkan dapat membekali peserta didik dengan berbagai kemampuan sesuai dengan tuntutan zaman, serta perkembangan teknologi dan seni, guna menjawab tantangan arus globalisasi, berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan kesejahteraan sosial, lentur, dan adaptif terhadap berbagai perubahan.