Kesimpulan Dari Penelitian Ini Adalah Proses Internalisasi Pendidikan Multikultural Dalam Meningkatkan Toleransi Beragama di Komunitas Gusdurian BAnten Dengan Cara Memberikan Teladan, Pembiasaan, Pergaulan, Memberikan Motivasi
Upaya Guru Kelas Dalam Menangani Perilaku Siswa Yang Kurang Baik Adalah Tindakan.
Dari Data Hasil Nilai Yang di Dapatkan Hanya Berjumlah 7 Siswa Yang Mencapai Nilai KKM Dari Jumlah Keseluruhan Siswa Yaitu 22 Siswa.
Jadi Masih Ada Kemungkinan Masih Banyak Lagi Faktor Lain Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Pada Pelajaran Agama Islam di SD Negeri I Sukamekarsari Kalanganyar Lebak.
Jadi Masih Ada Kemungkinan Masih Banyak Lagi Faktor Lain Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 2 Sukamekarsari Kalanganyar Lebak.
Oleh Karena Itu Guru Dituntut Mempunyai Kompetensi Yang Baik Sesuai Aturan Dan Kebijakan Baik Kebijakan Negara Ataupun Agama Mengenai Pentingnya Menjadi Guru.
Studi Kasus Ini Dilakukan Oleh Guru Atau Pendidik Yang Bersangkutan Untuk Memahami Siswa Sebagai Individu Dengan Lebih Mendalam Guna Membantu Perkembangan Siswa Tersebut Kedepannya.
Dalam Penelitian Ini Memiliki Tujuan, Diantaranya Untuk Mengetahui Tentang Metode Belajar di SMP Al Farhan, Untuk Mengetahui Hasil Belajar PAI di SMP Al Farhan.
Pemikiran Beliau Perlu Dikontekstualkan Dengan Kondisi Sekarang Ini, Agar Dapat Diaplikasikan Dalam Pendidikan Islam Kontemporer Dengan Tepat Tanpa Mengubah Konsep Pendidikan Islam Kontemporer Yang Telah Dirancang Dengan Baik
Pendidikan Dengan Permasalahan Yang Terjadi Menuntut Adanya Langkah Perbaikan Pendidikan Dengan Menerapkan Pendidikan Islam Sebagai Langkah Untuk Mengatasi Permasalahan Pendidikan.