Keluarga yang menyelenggarakan pendidikan dengan baik akan menghasilkan keluarga yang baik. Anak akan tumbuh menjadi seorang yang kuat rohaninya, sehat jasmani, dan berkembang kemampuan akal atau potensi yang dimilikinya.
Buku ini dirancang sebagai sumber belajar mahasiswa dalam proses perkuliaha perilaku organisasi yang memiliki bobot sebesar 3 SKS. Mengkaji secara langsung implementasinya dalam lembaga pendidikan.
Dalam buku ini dipaparkan teori, konsep serta langkah-langkah pengembangan sistem layanan berbasis ICT, yaitu dalam bentuk elektronik pembelajaran atau e-learning.
Buku ini menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan pembelajaran tugas pokok guru adalah menguasai bahan ajar serta menguasai dan mampu menerapkan berbagai metode/model/strategi pembelajaran.
Kemampuan mengembangkan proses belajar dan pembelajaran merupakan tuntutan profesional guru. Sebab fungsi guru adalah mengantarkan siswa mencapai tujuan pendidikan. Upaya dalam mencapai tujuan itu memerlukan metode dan situasi kondisi belajar dan pembelajaran yang kondusif.
Dalam bidang pendidikan revolusi mental harus mampu menanamkan nilai-nilai yang berharga bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas, sebagai bekal bagi mereka untuk memberikan layanan yang optimal kepada peserta didik, sehingga mampu melahirkan generasi baru, yakni generasi emas.
Buku ini berisi teori dan penerapan pembelajaran. Pada bagian awal buku ini memberikan pengetahuan tentang pembelajaran yang meliputi teori pembelajaran.
Dalam konteks pendidikan Islam, pendidikan memiliki cita-cita ingin melahirkan manusia-manusia yang bermutu dan dapat semakin berbahagia dibandingkan pendahulunya, dengan semakin meningkat intelektualnya.
Melalui tulisan sederhana ini penulis mencoba untuk memberikan nuansa baru bagi para desainer dan pengembang pembelajaran inovatif berbasisi ICT, terutama dalam menciptakan pembelajaran yang bersifat Multimedia, Mobile, serta Online Learning sebagai layaknya dilakukan oleh seorang Teknolog dalam bidang pendidikan sekarang dan yang akan datang.
Harus diakui, budaya literasi terutama membaca dan menulis siswa di Indonesia sangat rendah. Padahal, membaca dan menulis merupakan hal penting dalam proses belajar siswa. Membaca berkaitan dengan jalan yang dilakukan dalam meng-input ilmu pengetahuan, sedangkan menulis berkaitan dengan kreativitas mengekspresikan gagasan, pengetahuan, pengalaman, dan perasaan siswa.