Implikasi yang bisa muncul dari dikotomi ilmu adalah timbulnya kesenjangan antara ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu umum.
Buku ini dimaksudkan untuk mengajak semua pihak penyelenggara pendidikan, para birokrat pembuat keputusan, para pemimpin perusahaan maupun masyarakat umum, untuk memahami esensi pembelajaran sains yang terkait dengan penggunaan produk teknologi yang memberikan manfaat bagi tercapainya kesejahteraan masyarakat.
Buku ini merupakan langkah awal untuk membuka cakrawala pengembangan materi pendidikan agama Islam pada era ke depan.
Apakah pendidikan karakter merupakan hal baru dalam pendidikan di Indonesia? Jawabannya tidak. Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa pendidikan merupakan upaya menumbuhkan budi pekerti (karakter) pemikiran (intellect) dan tubuh anak. Ketiganya tidak boleh dipisahkan, agar anak dapat tumbuh dengan sempurna.
Gagasan Aristoteles dalam Retorics yang terkenal menyebutkan adanya tiga komponen dasar komunikasi, yaitu Komunikator, Pesan, dan Penerima. Sejak itu Komunikasi sebagai proses, kiat, profesi, dan ilmu telah tumbuh dan berkembang pesat dan beragam dalam alam dan zaman yang terus berubah dengan cepat.
Penilaian terhadap proses pembelajaran selama ini sering diabaikan, setidak-tidaknya kurang mendapat perhatian dibandingkan dengan penilaian hasil belajar. Padahal pendidikan tidak berorientasi pada hasil semata, tetapi juga proses.
Dalam rangka membantu meningkatkan mutu pendidikan, para pengelola pendidikan dituntut untuk memperkaya wawasan pengetahuan, kemampuan yang relevan dengan pekerjaannya. Dalam hubungan ini buku kecil ini disusun dengan maksud ingin memberikan informasi dan pemahaman yang bermanfaat dan relevan tentang konsep manajemen pendidikan.
Pengetahuan seseorang tentang sejarah pendidikan Islami harus dimiliki secara mutlak, sebagai umat yang cinta terhadap pengetahuan kesejarahan, baik sebagai generasi muda maupun generasi pelanjut dan para pemimpin.
Pada tahun 1988 berlaku kurikulum baru Fakultas Tarbiyah yang disebut Kurikulum 1988. Pada Kurikulum 1988 itu nama mata kuliah Metodik Khusus Pendidikan Agama Islam (MKPAI) diganti dengan Metodologi Pengajaran Agama Islam (MPAI). Kemudian pada tahun 1994 Kurikulum Tarbiyah berganti lagi. Dalam Kurikulum 1994 itu digunakan nama Metodologi Pengajaran Agama Islam (MPAI) juga.
Buku evaluasi program pendidikan luar sekolah disusun berdasarkan GBPP. Mata kuliah evaluasi program di lingkungan Program Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Disamping diangkat dari teori-teori dan pengalaman empirik evaluasi program pendidikan luar sekolah, konsep dan prinsip-prinsip evaluasi ini dapat diterapkan dalam mengevaluasi program yang sistemik dan manajemen program yang …