Praktik pembelajaran dan pendidikan yang efektif memerlukan perangkat pembelajaran sesuai spirit filosofi dan tuntutan kurikulum yang berlaku.
Buku ini mencoba memberikan pemahaman tentang agama Islam dengan menawarkan berbagai pendekatan dan metode dalam studi Islam. Dan juga menawarkan gambaran agama Islam sebagai agama yang membawa pesan dan kesan sebagai agama yang santun, toleran dan rahmatan lil'alamin.
Buku ini semacam etalase filsafat, Anda tinggal memilih mana yang Anda butuhkan. Di dalamnya disajikan semacam pengantar untuk memahami filsafat bahasa, filsafat pendidikan, dan filsafat pendidikan bahasa.
Telaah manajemen pendidikan Indonesia dalam karya ini disajikan memenuhi tuntutan konsep-konsep manajemen yang dirumuskan secara teoritis dan setelah diperkaya oleh penulis dengan hasil pengamatannya sepanjang kariernya di lingkungan pemerintahan dan di dunia akademik.
Buku ini merupakan langkah awal untuk membuka cakrawala pengembangan materi pendidikan agama Islam pada era ke depan.
Apakah pendidikan karakter merupakan hal baru dalam pendidikan di Indonesia? Jawabannya tidak. Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa pendidikan merupakan upaya menumbuhkan budi pekerti (karakter) pemikiran (intellect) dan tubuh anak. Ketiganya tidak boleh dipisahkan, agar anak dapat tumbuh dengan sempurna.
Kurikulum 2013 yang berbasis kompetensi dan karakter diharapkan dapat membekali peserta didik dengan berbagai kemampuan sesuai dengan tuntutan zaman, serta perkembangan teknologi dan seni, guna menjawab tantangan arus globalisasi, berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan kesejahteraan sosial, lentur, dan adaptif terhadap berbagai perubahan.
Buku ini ditujukan kepada guru-guru Indonesia, juga kepada calon-calon guru (mahasiswa) di Fakultas Ilmu Pendidikan di lingkungan Kemendiknas atau Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di lingkungan Kementrian Agama.
Gagasan Aristoteles dalam Retorics yang terkenal menyebutkan adanya tiga komponen dasar komunikasi, yaitu Komunikator, Pesan, dan Penerima. Sejak itu Komunikasi sebagai proses, kiat, profesi, dan ilmu telah tumbuh dan berkembang pesat dan beragam dalam alam dan zaman yang terus berubah dengan cepat.
Penilaian terhadap proses pembelajaran selama ini sering diabaikan, setidak-tidaknya kurang mendapat perhatian dibandingkan dengan penilaian hasil belajar. Padahal pendidikan tidak berorientasi pada hasil semata, tetapi juga proses.